27 Jan 2009

PHOTO PRIBADI TERLINTAS DI KOTA BUTTA TOA


SOSOK PEMIKIR, ADAKAH YANG AKAN MEMILIH DIA NANTI?

Di sepanjang jalan di kota ku sekarang penuh sesak dengan pajangan photo-photo pribadi para caleg yang ikut dalam ajang Pemilu nanti, gayanya pun tidak kalah dengan gaya para model iklan berbagai produk yang biasa menghiasi baliho dan reklame di sepanjang jalan. Semarak memang jadinya suasana kota Anging Mammiri yang dipoles dan dipermanis dengan koleksi photo pribadi di sepanjang jalan itu.

Berbagai photo itu masing-masing dengan gayanya yang Cover BOy VS COVER GIRLS dalam suatu majalah, tetapi menurut pandangan saya terlalu biasa untuk mewakili misi yang dibawa oleh masing-masing orang dalam photo tersebut, dan tidak terlalu mencerminkan apa yang menjadi kelebihan dari masing-masing individu tersebut. Begitu pendapat saya yang masih awam tentang dunia politik

Keasyikan melihat dan mengamati gaya setiap pribadi yang terpampang itu, dikejutkan oleh satu sosok yang menurut saya sangat unik, sederhana, apa adanya, tetapi dengan aksi yang sangat serius yang mencerminkan bahwa sosok ini adalah sosok pemikir, bukan dari golongan yang diunggulkan bukan pula kandidat yang dinomor satukan di negeri ini. Yang saya tahu bahwa sosok ini adalah sosok yang tidak akan melakukan tindakan kejahatan apapun di dunia ini, sehingga yang namanya “korupsi dan saudara-saudaranya” jauh dari hati sosok ini.

Terpikirkan oleh saya, apakah orang-orang yang terpampang di Negeri ini dengan berbagai gaya yang photonya terpampang di sepanjang jalan itu bakalan memikirkan orang-orang yang telah memilihnya kelak dan menepati janji-janjinya ?. jangan sampai gayanaji daeng!

Sosok inilah yang menurut saya perlu ditiru gaya dan tingkah lakunya oleh orang-orang yang photonya terpampang di sepanjang jalan itu kelak jika mereka terpilih. Sosok sederhana yang pemikir, tidak kenal nepotisme, korupsi dan sejenisnya. Sosok sederhana dengan balihonya terbesar dan tertinggi di antara tebaran reklame photo para caleg di kota daeng.

semoga para caleg refleksi diri, jangan tahunya cuma janji, jangan cuma tahunya AKKORUPSI, jangan cuma tahunya Menebar senyum, jangan cuma tahunya Melambaikan tangan setelah terpilih sembunyi tangan, jangan cuma tahunya menebar pesona setelah terpilih menabur janji...
para caleg kelihatan sangat resah, memikirkan kelak akankah terpilih atau tidak...
bagi mereka yang terpilih, selamat memperjuankan rakyat jangan hanya janji rakyat menunggu uluran tanganmu...
bagi mereka yang tidak terplih tentunya bersabar semoga bisa berjuang kembali di ajang berikutnya...
jangan sampai STRESS, Bisa Jadi STROCK akibatnya STOP
semoga tulisan ini dapat tergugah hatinya bagi para caleg menuju perubahan yang lebih baiK.........................

selamat berjuang para caleg... sukses... kami tunggu BUKTI bukan JANJI...

Tidak ada komentar: