10 Okt 2010

ARSIP SOAL BAHASA INDONESIA TAHUN 2009

MATA UJIAN : BAHASA DAN SASTRA INDOENESIA

KELAS : XI

PROGRAM : IPA

GURU MATA PELAJARAN : M. IHSAN, S. Pd.

PETUNJUK SOAL:


1. Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal-soal!

2. Tulislah nama, nis, dan kelas di sisi kanan atas pada lembar jawaban yang telah disiapkan!

3. Jawablah pertanyaan tersebut dengan jelas !

4. Jawaban ditulis secara berurutan!

Soal:

1. Buatlah contoh naskah pidato sambutan dengan topik (pilih salah satunya):

a. Penyambutan siswa baru SMA Negeri 1 Tompobulu Tahun Ajaran 2009-2010

b. Perpisahan Siswa kelas XII SMA Negeri 1 Tompobulu Tahun Ajaran 2009-2010

c. Lomba baca Puisi antara siswa SMA Negeri 1 Tompobulu

d. Lomba Menulis Cerpen

e. Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMA Negeri 1 Tompobulu

2. Pidato merupakan salah satu bentuk komunikasi satu arah, oleh karena itu untuk menjadi pendengar (penyimak) yang baik maka ada tiga langkah yang harus dilakukan oleh pendengar. Tulis dan jelaskan tiga langkah tersebut!

3. Jelaskan pengertian wawancara serta tuliskan hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan wawancara!

4. Tulislah aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam membaca naskah berita

5. Bacalah kutipan paragraf di bawah ini secara saksama!

Saat ini pemerintah mendirikan rumah sakit di mana-mana, baik di kota maupun di desa. Tentu saja dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Dalam bidang pendidikan, pemerintah selalu mengupayakan kualitas sehingga kurikulum berubah-ubah sampai menetapkan program yang terakhir berupa KTSP. Dalam bidang ekonomi, Indonesia terlihat jatuh terpuruk karena dengan angka-angka yang ada Indonesia masih mempunyai hutang luar negeri yang cukup besar. Bidang-bidang yang lain pun masih membutuhkan penanganan yang serius. Memang tugas pemerintah Indonesia sangat berat.

Pada masa sekarang ini banyak rumah sakit dibangun, baik itu rumah sakit negeri maupun swasta. Semarak berdirinya rumah sakit tersebut diperkirakan karena adanya izin pendirian rumah sakit yang relatif mudah. Rumah sakit negeri di daerah tertinggal mempunyai jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan swasta. Hal tersebut dapat dinalar karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi, misalnya faktor finansial, sosial, asal-muasal adanya dokter, dan masih banyak lagi.

a. Tentukanlah jenis paragraf di atas

b. Tentukanlah gagasan utama yang terdapat pada setiap paragraf

6. Tuliskan unsure-unsur yang terdapat dalam proposal kegiatan (acara) kemudian buatlah contoh surat pengantar proposal kegiatan (acara)

7. Tuliskan unsur-unsur yang terdapat dalam surat kuasa resmi kemudian buatlah contoh surat kuasa resmi dengan isi Pengambilan Biaya Siswa di Bank Rakyat Indonesia Cabang Bantaeng sebanyak Rp. 10. 000. 000,-

8. Di bawah ini adalah jenis karya tulis ilmiah, jelaskan:

a. Makalah b. Skripsi c. Tesis d. Disertasi

By: M. Ihsan, S. Pd.

Email: iccanga2h@gmail.com

Bloger : jalarambangbuttatoa.blogspot.com






MATA UJIAN : BAHASA DAN SASTRA INDOENESIA

KELAS : XII

PROGRAM : IPA DAN IPS

GURU MATA PELAJARAN : M. IHSAN, S. Pd.


PETUNJUK SOAL:

1. Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal-soal!

2. Tulislah nama, nis, dan kelas di sisi kanan atas pada lembar jawaban yang telah disiapkan!

3. Jawablah pertanyaan tersebut dengan jelas !

4. Jawaban ditulis secara berurutan!

Soal:

1. Bacalah kutipan paragraf di bawah ini secara saksama!

Menumbuhkan Kreativitas di Tempat Kerja

Meskipun kreativitas dan inovasi sangat dihargai di banyak perusahaan, hal tersebut tidak selalu dikomunikasikan kepada para pegawainya. Perusahaan, bahkan, seringkali tidak memberikan ruang gerak bagi para pekerjanya untuk berkreasi dan berinovasi. Dibanyak perusahaan di Indonesia, ide-ide kreatif hanya berakhir di ruang-ruang rapat.

Hambatan lain yang mengganggu kreativitas adalah jika pekerjaan yang kita jalani tidak sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Selain itu, gaya kreativitas yang dimiliki tidak sesuai dengan tuntutan pekerjaan sehari-hari. Contoh: gaya kreativitas Anda adalah sebagai agent of change, tetapi pekerjaan Anda lebih bersifat rutin, mekanistik, dan menuntut Anda untuk melakukannya sesuai dengan aturan atau prosedur yang sudah baku.

Hambatan lain datang dari unsur psikologis. Untuk menjadi kreatif, seseorang harus berani untuk dinilai “aneh” oleh orang lain. Lihat saja para penemu dan seniman-seniman besar yang pada saat menciptakan karya seringkali dianggap "gila". Oleh karena itu, tidak semua pegawai siap untuk berbeda pendapat/ide dengan orang lain, meskipun ide tersebut dikemudian hari terbukti benar. Pola pendidikan kita yang kurang mendorong adanya variasi atau perbedaan pendapat juga sangat mendukung kurangnya kreativitas pegawai.

Pada dasarnya, kreativitas dapat terjadi di semua bentuk organisasi atau perusahaan, sejauh organisasi tersebut dapat menghargai atau mendorong individu individu untuk berkreasi. Jika tidak, individu yang kreatif akan menjadi frustrasi dan selanjutnya terjebak dengan rutinitas yang ada.

Berdasarkan hasil penelitian, untuk menciptakan kreativitas, dibutuhkan lingkungan kerja kondusif yang menyenangkan (fun), penuh rasa humor, spontan, dan memberi ruang bagi individu untuk melakukan berbagai permainan atau percobaan. Membentuk lingkungan yang kondusif seperti itu tidak mudah bagi sebuah organisasi. Munculnya kreativitas dalam dunia kerja didukung oleh iklim yang kondusif. Di samping itu, tetap memegang teguh rasa hormat, kepercayaan, dan komitmen sebagai norma yang berlaku.

Salah satu cara terbaik memunculkan kreativitas dan inovasi dalam sebuah perusahaan adalah dengan mengukur sejauh mana hal tersebut telah dilakukan. Perusahaan dianjurkan untuk memasukkan unsure kreativitas dan inovasi ke dalam proses evaluasi kerja. Sebagai contoh: masukan unsur penilaian tentang berapa banyak ide dari seseorang atau kelompok yang dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Jika hal ini terkomunikasi dengan baik, setiap individu akan berusaha untuk memberikan ide secara konstruktif.

Penempatan pegawai dengan konsep the right people with the right job juga merupakan cara yang tepat untuk menstimulasi munculnya kreativitas dan inovasi. Penempatan pegawai pada posisi yang tepat akan mengurangi supervisi sehingga memberikan kepada individu untuk menyelesaikan masalah kebebasan pekerjaannya.

Root Bernstein, salah seorang penulis buku Sparks of Genius, mengusulkan pentingnya pegawai untuk keluar dari cara kerja yang rutin sehingga dapat melihat masalah pekerjaan dengan cara yang baru. Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Bernstein, perlu dilakukan brainstorming secara regular. Dengan melakukan brainstorming, pegawai diharapkan dapat memberikan ide dan solusi yang baru.

Sumber: www.e-psikologi.com,

diakses padaTanggal 11 Desember 2009 (dengan perubahan)

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan fakta dan opini

b. Tentukanlah bagian teks yang merupakan fakta dan opini

2. Di bawah ini adalah beberapa metode pidato, jelaskan!

a. Naskah b. hafalan c. ekstemporan d. impromtu

3. Tuliskan unsur-unsur yang terdapat dalam surat lamaran pekerjaan kemudian buatlah contoh surat lamaran pekerjaan dalam rangka penerimaan CPNS 2009 lingkup Pemerintahan Kabupaten Bantaeng!

4. Tuliskan unsur-unsur yang terdapat dalam surat undangan kemudian buatlah contoh surat undangan rapat!

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan resensi kemudian tuliskan unsur-unsur yang terdapat dalam resensi!

By: M. Ihsan, S. Pd.

Email: iccanga2h@gmail.com

Bloger : jalarambangbuttatoa.blogspot.com





MATA UJIAN : SASTRA INDOENESIA

KELAS : XII

PROGRAM : BAHASA

GURU MATA PELAJARAN : M. IHSAN, S. Pd.

PETUNJUK SOAL:

1. Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal-soal!

2. Tulislah nama, nis, dan kelas di sisi kanan atas pada lembar jawaban yang telah disiapkan!

3. Jawablah pertanyaan tersebut dengan jelas !

4. Jawaban ditulis secara berurutan!


Baca dan pahamilah dengan baik gurindam 12 di bawah ini!

Gurindam Dua Belas

Pasal 1

barang siapa mengenal Allah

suruh dan tegaknya tiada ia menyalah

barang siapa mengenal akhirat

tahulah ia dunia mudharat

Pasal 2

barang siapa meninggalkan sembahyang

seperti rumah tiada bertiang

barang siapa meninggalkan zakat

tiadalah hartanya beroleh berkat

Pasal 3

apabila terpelihara lidah

niscaya dapat daripadanya faedah

apabila perut terlalu penuh

keluarlah fi’il yang tiada senonoh

Pasal 4

hati itu kerajaan di dalam tubuh

jikalau zalim segala anggota pun rubuh

pekerjaan marah jangan dibela

nanti hilang akal di kepala

Pasal 5

jika hendak mengenal orang yang berilmu

bertanya dan belajar tiadalah jemu

jika hendak mengenal orang yang berakal

di dalam dunia mengambil bekal

Pasal 6

cahari olehmu akan sahabat

yang boleh dijadikan obat

cahari olehmu akan guru

yang boleh tahukan tiap seteru

Pasal 7

apabila banyak berkata-kata

di situlah jalan masuk dusta

apabila anak tidak dilatih

jika besar bapanya letih

Pasal 8

kepada dirinya ia aniaya

orang itu jangan engkau percaya

keaiban orang jangan dibuka

keaiban diri hendaklah sangka

Pasal 9

perkumpulan laki-laki dengan perempuan

di situlah syaitan punya jamuan

jika orang muda kuat berguru

dengan syaitan jadi berseteru

Pasal 10

dengan bapa jangan durhaka

supaya Allah tidak murka

dengan ibu hendaklah hormat

supaya badan dapat selamat

Pasal 11

hendaklah jadi kepala

buang perangai yang cela

hendaklah memegang amanat

buanglah segala khianat

Pasal 12

ingatkan dirinya mati

itulah asal berbuat bakti

akhirat itu terlalu nyata

kepada hati yang tidak buta

Soal :

1. Jelaskan pengertian gurindam

2. Tentukanlah isi (nasihat) yang terkandung dalam setiap pasal pada gurindam 12 di atas

3. Berdasarkan petikan bait-bait gurindam di atas, pilihlah salah satu pasal, kemudian jelaskan penggunaan diksi dalam gurindam tersebut

4. Dari masin-masing bait yang jumlahnya 24 itu (2x12), simpulkanlah isi yang terkandung dalam gurindam tersebut

5. Pilihlah salah satu pasal gurindam 12 di atas, kemudian refleksikan dengan kondisi yang terjadi dalam kehidupan sehari-harimu

By: M. Ihsan, S. Pd.

Email: iccanga2h@gmail.com

Bloger : jalarambangbuttatoa.blogspot.com



Rounded Rectangle: PEMERINTAH KABUPATEN BANTAENG DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA SMA NEGERI 1 TOMPOBULU  ALAMAT : JL. POROS BANTAENG – BULUKUMBA DESA NIPA-NIPA KEC. PAKJUKUKANG TELEPON (0413) 21765


MATA UJIAN : BAHASA DAN SASTRA INDOENESIA

KELAS : XI

PROGRAM : IPA

WAKTU : 90 MENIT

GURU MATA PELAJARAN : M. IHSAN, S. Pd.

PETUNJUK SOAL:

1. Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal!

2. Tulislah nama, nis, dan kelas di sisi kanan atas pada lembar jawaban yang telah disiapkan!

3. Jawablah pertanyaan tersebut dengan jelas !

4. Jawaban ditulis secara berurutan!

Soal:

1. Tuliskan sistematika penulisan karya tulis ilmiah yang berbentuk kajian pustaka dan penelitian lapangan!

2. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh seorang peneliti sebelum melakukan penelitian, tuliskan!

3. Tuliskan manfaat atau keuntungan yang dapat diperoleh dari membaca cepat!

4. Baca dan pahamilah wacana di bawah ini, kemudian tentukanlah fakta dan opini yang terdapat dalam setiap paragraf!

Menumbuhkan Kreativitas di Tempat Kerja

Meskipun kreativitas dan inovasi sangat dihargai di banyak perusahaan, hal tersebut tidak selalu dikomunikasikan kepada para pegawainya. Perusahaan, bahkan, seringkali tidak memberikan ruang gerak bagi para pekerjanya untuk berkreasi dan berinovasi. Dibanyak perusahaan di Indonesia, ide-ide kreatif hanya berakhir di ruang-ruang rapat.

Hambatan lain yang mengganggu kreativitas adalah jika pekerjaan yang kita jalani tidak sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Selain itu, gaya kreativitas yang dimiliki tidak sesuai dengan tuntutan pekerjaan sehari-hari. Contoh: gaya kreativitas Anda adalah sebagai agent of change, tetapi pekerjaan Anda lebih bersifat rutin, mekanistik, dan menuntut Anda untuk melakukannya sesuai dengan aturan atau prosedur yang sudah baku.

Hambatan lain datang dari unsur psikologis. Untuk menjadi kreatif, seseorang harus berani untuk dinilai “aneh” oleh orang lain. Lihat saja para penemu dan seniman-seniman besar yang pada saat menciptakan karya seringkali dianggap "gila". Oleh karena itu, tidak semua pegawai siap untuk berbeda pendapat/ide dengan orang lain, meskipun ide tersebut dikemudian hari terbukti benar. Pola pendidikan kita yang kurang mendorong adanya variasi atau perbedaan pendapat juga sangat mendukung kurangnya kreativitas pegawai.

Pada dasarnya, kreativitas dapat terjadi di semua bentuk organisasi atau perusahaan, sejauh organisasi tersebut dapat menghargai atau mendorong individu individu untuk berkreasi. Jika tidak, individu yang kreatif akan menjadi frustrasi dan selanjutnya terjebak dengan rutinitas yang ada.

Berdasarkan hasil penelitian, untuk menciptakan kreativitas, dibutuhkan lingkungan kerja kondusif yang menyenangkan (fun), penuh rasa humor, spontan, dan memberi ruang bagi individu untuk melakukan berbagai permainan atau percobaan. Membentuk lingkungan yang kondusif seperti itu tidak mudah bagi sebuah organisasi. Munculnya kreativitas dalam dunia kerja didukung oleh iklim yang kondusif. Di samping itu, tetap memegang teguh rasa hormat, kepercayaan, dan komitmen sebagai norma yang berlaku.

Salah satu cara terbaik memunculkan kreativitas dan inovasi dalam sebuah perusahaan adalah dengan mengukur sejauh mana hal tersebut telah dilakukan. Perusahaan dianjurkan untuk memasukkan unsure kreativitas dan inovasi ke dalam proses evaluasi kerja. Sebagai contoh: masukan unsur penilaian tentang berapa banyak ide dari seseorang atau kelompok yang dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Jika hal ini terkomunikasi dengan baik, setiap individu akan berusaha untuk memberikan ide secara konstruktif.

Penempatan pegawai dengan konsep the right people with the right job juga merupakan cara yang tepat untuk menstimulasi munculnya kreativitas dan inovasi. Penempatan pegawai pada posisi yang tepat akan mengurangi supervisi sehingga memberikan kepada individu untuk menyelesaikan masalah kebebasan pekerjaannya.

Root Bernstein, salah seorang penulis buku Sparks of Genius, mengusulkan pentingnya pegawai untuk keluar dari cara kerja yang rutin sehingga dapat melihat masalah pekerjaan dengan cara yang baru. Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Bernstein, perlu dilakukan brainstorming secara regular. Dengan melakukan brainstorming, pegawai diharapkan dapat memberikan ide dan solusi yang baru.

Sumber: www.e-psikologi.com,

diakses padaTanggal 11 Desember 2009 (dengan perubahan)

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Notulen dan Notulis kemudian buatlah pola notulen Rapat yang lengkap!

6. Susunlah secara alfabetis Daftar Pustaka di bawah ini berdasarkan penulisan daftar pustaka yang benar!

a. Judul Buku Psikologi Pembelajaran ditulis oleh Prof. Dr. H. Mohammad Asrori, M. Pd. Diterbitkan pada tahun 2008 oleh CV. Wacana Prima, Bandung.

b. Tahun 2008 terbit sebuah buku dengan judul Perencanaan Pembelajaran, buku ini di terbitkan di Jakarta oleh Bumi Aksara ditulis oleh Dr. Hamzah B. Uno, M. Pd.

c. Judul buku Jendela Terbuka, Antologi Esai Mastera ditulis oleh Dendy Sugono, dan Budi Darma pada tahun 2008. Buku tersebut diterbitkan oleh Rosda di Bandung.

d. Buku dengan judul Model Pembelajaran, Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif ditulis pada tahun 2008, buku ini diterbitkan oleh Bumi Aksara di Jakarta oleh Prof. Dr. Hamzah B. Uno, M. Pd.

e. Drs. Soedjito menulis buku dengan judul Sinonim pada tahun 1989, buku tersebut di terbitkan oleh Sinar Baru di Bandung

f. Pada tahun 2007 terbit sebuah buku yang berjudul Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia, buku tersebut ditulis oleh Alex Suryanto dan Agus Haryanta diterbitkan di Tangerang oleh Esis

7. Jelaskan apa yang dimaksud Drama dan Cerpen serta tuliskan unsur intrinsiknya!

8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Biografi serta buatlah contoh Biografi!

Email: iccanga2h@gmail.com

Bloger : jalarambangbuttatoa.blogspot.com


8 Sep 2010

Idul Fitri 1431 H, Kemenangan untuk Umat Islam

Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah. Sampai saat ini, masih istiqomah melaksanakan ibadah di bulan suci ramadhan yang penuh berkah. Hari-hari terakhir bulan ramadhan adalah saat-saat yang justru sangat menentukan keberhasilan puasa ramadhan yang dijalankan.

Di sepertiga bagian terakhir bulan ramadhan, adalah waktu yang tepat untuk memohon kepada Allah agar dijauhkan dari siksa api neraka. Malam lailatul qadar, juga banyak riwayat yang menyatakan, jatuh pada sepertiga bagian terakhir di bulan ramadhan.

Aktivitas ramadhan yang luar biasa ini, mudah-mudahan akan berakhir dengan kemenangan di hari raya idul fitri. Kemenangan yang disertai dengan kegembiraan dan kebahagiaan yang sejati. Tujuan yang mulia berpuasa ramadhan untuk menjadi pribadi yang bertaqwa, semoga terwujud setelah usaha untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan beribadah di bulan ramadhan.

Kemenangan di hari raya idul fitri, kita syukuri dengan cara tetap menjaga dan meningkatkan keimanan. Kemenangan iman atas kekufuran yang telah kita pupuk selama bulan ramadhan, senantiasa dipelihara dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas ibadah.

Kemenangan akhirat atas dunia dalam tarbiyah ramadhan mesti dilestarikan di hari raya idul fitri, hari yang penuh kemenangan. Kesungguhan untuk menahan diri dari makan dan minum di siang hari, merupakan wujud kemenangan orientasi kehidupan akhirat yang lebih dominan daripada kehidupan dunia. Tadarus Qur’an sepanjang ramadhan, merupakan kemenangan kerja akhirat dibandingkan kegiatan dunia lainnya.

Kemenangan kesabaran yang kita kelola sepanjang ramadhan, senantiasa kita tingkatkan di hari raya idul fitri. Sabar dalam menjalankan puasa sebulan penuh, sabar untuk menahan hawa nafsu sepanjang ramadhan, sabar untuk tilawah Qur’an, sabar untuk qiyamullail, sabar dalam beramal shalih lainnya.

Kepedulian social yang tinggi dalam ramadhan. Dibuktikan dengan memberi makan orang berbuka puasa, mempererat jalinan cinta keluarga, membayar zakat fitrah, zakat mal, infak dan shodaqoh. Sudah selayaknya, di hari raya idul fitri yang penuh kemenangan, perlu meningkatkan kepedulian sosial kita terhadap masyarakat sekitar.

Marilah kita rayakan hari kemenangan, hari idul fitri, dengan suka cita dan penuh kegembiraan. Allah SWT berfirman, “Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. 10:58)

Tidak lupa, saya memohon maaf lahir batin. Semoga amal ibadah kita diterima Allah, diampuni semua dosanya, dikabulkan doanya. Taqabbalallahu minna wa minkum.

12 Agu 2010

BANYAK BERAMAL DI BULAN RAMADAN

Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbaharui semangat kita dalam beribadah kepada ALLAH. Akses dan fasilitas untuk beramal shalih dipermudah oleh ALLAH. Dalam bulan ini pahala dilipatgandakan, do’a-do’a dikabulkan, gembong-gembong syaithan dari bangsa jin dibelenggu, pintu surga dibuka dan sebaliknya pintu neraka ditutup rapat-rapat. Suasananya pun tidak kalah syahdu nan sulit ditemui di dalam bulan-bulan yang lain. Banyak muka-muka baru hadir di masjid-masjid kita, tua muda, miskin kaya dengan semangat 45 aktif mengisi waktu-waktu mereka di rumah-rumah ALLAH. Asma ALLAH digemakan, majelis-majelis pengajian pun mulai mendapat perhatian kaum muslimin. Orang-orang tidak terlalu berfikir keras untuk mengeluarkan sebagian kecil hartanya untuk sesama, tangan-tangan ini terasa lebih ringan untuk diulurkan kepada saudaranya, dan masih banyak lagi pemandangan langka yang dapat kita saksikan dengan mudah di dalam bulan yang penuh berkah ini.

Namun yang sangat disayangkan -akan tetapi mengandung hikmah yang besar- adalah bulan yang penuh rahmat ini sangat singkat. Dia hanya singgah di hari-hari kehidupan kita selama 29/30 hari saja, setelah itu dia akan pergi meninggalkan kita, padahal daftar amal shalih yang bisa/ingin kita lakukan sangat banyak dan membutuhkan waktu yang lebih lama dari hanya sekedar 30 hari saja. Sehingga membuahkan kesimpulan yang jelas bahwa kita tidak mungkin mengerjakan seluruh amal shalih dengan berbagai macam bonus pahalanya dalam bulan yang mulia nan singkat ini. Dan kenyataan ini pun sudah diketahui oleh Rasulullah sehingga beliau bersabda dalam hadits yang bemakna umum:

(( سددوا و قاربوا و اعملوا و خيروا )). رواه أحمد وابن حبان و حسنه الألباني.

“Kerjakan seluruh keta’atan dan dekatilah kesempurnaan dan beramallah dan pilihlah”. HR. Ahmad dan Ibnu Hibban dan dihasankan oleh Albani.

Dalam hadits ini Nabi memerintahkan kita untuk istiqamah, dan makna istiqamah adalah mengerjakan seluruh perintah yang ada (baik wajib maupun sunnah) dan menjauhi seluruh larangan yang ada (baik haram maupun makruh). Namun Nabi tahu bahwa umatnya tidak mungkin mampu melaksanakan perintah yang sangat berat ini karena amal kebaikan sangat banyak sekali sedangkan waktu kita sangat terbatas dan disisi lain kita mengetahui secara pasti bahwa seluruh anak manusia pasti berdosa dan banyak melakukan dosa.

Oleh karena itu, Nabi tidak langsung menyudahi sabdanya tapi melanjutkannya dengan mengatakan: “Dekatilah kesempurnaan dan beramallah dan pilihlah”. Lanjutan dari sabda Nabi ini membuat kita bernapas lega dan bersyukur serta semakin mantap meyakini bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin, agama yang mudah dan tidak membebankan kita diluar batas kemampuan kita. Kita pun mendapat pelajaran berharga dari sabda ini bahwa kita harus membuat skala prioritas dalam beramal karena waktu yang kita miliki dalam kehidupan ini sangat singkat tapi disisi lain amal-amal shalih sangat banyak -termasuk di dalamnya bulan Ramadhan-. Kita harus mengutamakan ibadah/amal shalih yang terpenting dan terproduktif dalam menghasilkan pahala bagi pelakunya, sehingga kita dapat tersenyum manis ketika kita keluar dari bulan Ramadhan -secara khusus- atau dunia yang fana ini -secara umum-.

Diantara amal-amal tersebut -khususnya di bulan Ramadhan- adalah:

  1. Menjaga tauhid dan keimanan kita dari noda-noda syirik dan kekufuran.

Hal ini dikarenakan bersihnya tauhid dan aqidah seseorang adalah syarat diterimanya amal ibadah kita yang lain. Tauhid dengan amal shalih kita seperti wudhu dengan shalat kita. Tanpa wudhu, shalat dengan kekhusyuan yang tinggi dan rakaat yang banyak tidak ada artinya dihadapan ALLAH. Begitupun juga, amal shalih kita yang melimpah ruah, kerja keras kita di bulan Ramadhan dan selainnya hanya akan berakhir menjadi debu atau buih jika ternodai dengan syirik, ALLAH berfirman:

) وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ (65) بَلِ اللَّهَ فَاعْبُدْ وَكُنْ مِنَ الشَّاكِرِينَ ( الزمر 65.

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi sebelummu: Jika kamu mempersekutukan ALLAH niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”. Az Zumar:65.

Orang-orang yang pertama kali masuk ke dalam ancaman ALLAH ini adalah Rasulullah dan Nabi-nabi yang lain, pemuka ahli tauhid yang berada di shaf terdepan dalam bertauhid kepada ALLAH, orang-orang yang mengabdikan kehidupannya untuk berdakwah kepada tauhid, namun jika mereka menyekutukan ALLAH maka amal-amal yang telah mereka lakukan detik demi detiknya dalam kehidupan ini tidak ada harganya sama sekali dan akan hancur berantakan dengan seketika.

Maka mari kita renungkan dan menjaga tauhid kita agar tetap bersih dari noda-noda syirik, hindari berdoa kepada selain ALLAH, hindari meminta syafa’at/bertawassul kepada orang-orang yang sudah mati/penghuni kubur, jauhkan langkah kaki kita dari praktek-praktek ramalan dan orang-orang yang dianggap pintar dalam tanda petik.

2. Mempriotaskan ibadah-ibadah wajib.

Hendaknya orang yang berpuasa itu memprioritaskan amalan yang wajib karena amalan yang paling dicintai oleh Allah ta’ala adalah amalan-amalan yang wajib. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dalam suatu hadits qudsi bahwa Allah ta’ala berfirman:

(( وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلي مما افترضت عليه )). رواه البخاري

“Dan tidaklah seseorang mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu amalan yang lebih Aku cintai daripada amalan-amalan yang Ku-wajibkan.” (HR. Bukhari)

Diantaranya seperti:

  1. Menjaga shalat wajib.

Cukuplah bagi kita fakta bahwa ulama telah sepakat bahwa dosa meninggalkan shalat lebih besar dari dosa bezina dan kemaksiatan-kemaksiatan yang lain[1]. Bahkan ulama mengatakan bahwa jika dilihat dari dosanya, orang yang tidak puasa tapi dia shalat itu lebih baik daripada orang yang berpuasa tapi tidak shalat. Karena Nabi pernah bersabda:

(( العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة فمن تركها فقد كفر )) رواه الترمذي وصححه الألباني.

“Perjanjian antara kita dan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat, maka barangsiapa yang meninggalkannya maka dia telah kafir”. HR Tirmidzi dan dishahihkan Albani.

  1. Shaum secara sempurna sebulan penuh kecuali dengan udzur syar’i.

Cukuplah sebagai motivasinya hadits qudsi berikut ini:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ r: (( كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ )). رواه مسلم 2763

Rasulullah bersabda: “Seluruh amal anak adam dilipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, ALLAH berfirman: kecuali puasa karena puasa untukKu dan Aku yang akan mengganjarnya dengan puasanya tersebut, dia telah meninggalkan syahwatnya dan makanannya karena Aku. Orang yang berpuasa mendapat dua kegembiraan, kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu Rabnya. Dan bau mulut orang yang berrpuasa lebih harum di sisi ALLAH dibandingkan aroma katsuri”. HR Muslim 2763.

  1. Zakat fitri.

Zakat ini berfungsi sebagai penyempurna puasa kita dan penghapus dosa kekhilafan kita dalam menjalani ibadah puasa.

(( فرض رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زكاةَ الفِطْرِ: طُهْرةً للصائم من اللَغْوِ والرَفَثِ،وطُعْمَةً للمساكينِ، مَنْ أدَاها قبل الصلاة؛ فهي زكاةٌ مقبولةٌ ، ومَنْ أدَّاها بعد الصلاة؛ فهي صَدَقَةٌ من الصدقات )). رواه أبو داود وحسنه الألباني

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mewajibkan zakat fitri untuk membersihkankan orang yang berpuasa dari hal yang sia-sia dan hal yang tidak pantas yang dia telah perbuat dan untuk memberi makan fakir miskin. Barangsiapa yang membayarnya sebelum shalat ‘ied maka itu adalah zakat yang sah dan barangsiapa yang membayarnya setelah shalat ‘ied maka itu hanya berupa shadaqah dari shadaqah-shadaqah yang biasa”. HR Abu Daud dan dihasankan oleh Albani.

3. Amalan-amalan sunnah spesialisasi bulan Ramadhan dan mengandung keutamaan yang luar biasa, diantaranya:

  1. Shalat terawih di setiap malam bulan ramadhan.

Rasulullah menjelaskan keutamaan ibadah ini dengan sabdanya:

(( مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ )). متفق عليه

“Barangsiapa yang shalat malam di bulan ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala di sisi ALLAH maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni oleh ALLAH”. HR Bukhari dan Muslim.

Dan sangat dianjurkan agar dilaksanakan secara berjamaah bersama kaum muslimin berdasarkan sabda Rasulullah berikut ini:

(( من قام مع الإمام حتى ينصرف كتب له قيام ليلة )). رواه الترمذي وصححه الألباني

“Barangsiapa shalat tarawih bersama imam sampai selesai maka dia mendapatkan pahala shalat semalam suntuk (mulai terbenamnya matahari sampai terbit fajar)”. HR Tirmidzi dan dishahihkan oleh Albani.

  1. Tilawah Al Qur’an.

Dengan berinteraksi dengan Al Quran kita akan lebih menjiwai dan memaknai bulan Ramadhan ini karena sudah merupakan pengetahuan umum bahwa Ramadhan adalah bulan Al Quran, bulan dimana Al Quran itu diturunkan. Disamping itu, membaca Al Qur’an adalah ibadah yang sangat produktif dalam menghasilkan pahala bagi pembacanya, simaklah sabda Nabi berikut ini:

(( من قرأ حرفا من كتاب الله فله به حسنة والحسنة بعشر أمثالها لا أقول : ( ألم حرف ولكن ألف حرف ولام حرف وميم حرفا )) رواه الترمذي وصححه الألباني

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka dia akan mendapatkan satu kebaikan dengan bacaannya tersebut dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan, aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf namun alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf”. HR Tirmidzi dan dishahihkan Albani.

  1. Umrah di bulan ramadhan.

Nabi bersabda kepada seorang wanita anshar:

(( فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِي فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً أَوْ حَجَّةً مَعِي )). رواه البخاري

“Jika bulan ramadhan telah datang maka berumrahlah di bulan ramadhan karena umrah di bulan ramadhan pahalanya sama dengan haji atau haji bersamaku”. HR Bukhari.

  1. I’tikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

- ((أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ )). متفق عليه

“Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir pada bulan ramadhan sampai beliau meninggal kemudian dilanjutkan oleh istri-istri beliau”. HR Bukhari dan Muslim.

  1. Memperbanyak sedekah.

((كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ)). رواه البخاري

“Rasulullah adalah orang yang paling dermawan dalam kebaikan dan kedermawanan beliau semakin bertambah di bulan Ramadhan”. HR Bukhari.

4. Dan yang terakhir, yang sangat layak menjadi perhatian kita adalah pencarian malam yang lebih mulia dari 83 tahun / 4 bulan atau 1000 bulan. Ya, malam itu bernama bulan lailatul qadar. Carilah di malam-malam ganjil pada 10 malam terakhir,

(( تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ )) متفق عليه

“Carilah malam lailatul qadar di malam yang ganjil dalam sepuluh malam terakhir bulan ramadhan”. HR. Bukhari dan Muslim.

Dan hanya orang yang merugi yang tidak mendapatkan nikmat dan fadhilah lailatil qadar.

(( إن هذا الشهر قد حضركم وفيه ليلة خير من ألف شهر من حرمها فقد حرم الخير كله ولا يحرم خيرها إلا محروم )) رواه ابن ماجه وقال الألباني حسن صحيح

“Sesungguhnya bulan ramadhan telah hadir di tengah-tengah kalian dan didalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan, barangsiapa yang tidak mendapatkannya maka dia tidak akan mendapatkan seluruh kebaikan dan tidak ada yang terhalang dari kebaikannya kecuali orang yang merugi”. HR. Ibnu Majah dan Albani mengatakan hasan shahih.

Dan akhirnya mari kita sama-sama berdo’a dan berharap kepada ALLAH agar kita dapat keluar dari bulan Ramadhan dengan predikat Taqwa. Amin.