3 Agu 2009

Jadilah Guru Yang Baik (Tujuh Hukum Mengajar)

Diposkan oleh M. Ihsan, S. Pd
Selasa, 04 Agustus 2009

John Milthon Gregory merupakan penulis buku yang terkenal tentang Tujuh Hukum Mengajar. Inilah beberapa petunjuk yang perlu dipersiapkan oleh seorang guru yang baik.

  1. Persiapkan bahan pelajaran dengan mempelajarinya berulang-ulang. Jangan mengandalkan bahwa kita sudah pernah mempelajarinya karena apa yang kita ketahui dahulu pasti sebagian sudah terhapus dari ingatan kita.
  2. Carilah urutan yang logis dari tiap bagian dalam pelajaran yang dipersiapkan tersebut. Setiap pelajaran selalu berangkat dari pengertian-pengertian dasar yang sederhana baru ke tingkat pengertian yang tinggi. Pelajari urut-urutan yang logis dari pelajaran yang dipersiapkan tersebut sampai terwujud suatu pengertian yang dapat saudara uraikan dengan kata-kata sendiri.
  3. Carilah analogi atau ilustrasi untuk mempermudah penjelasan fakta-fakta dan prinsip-prinsip yang sulit dimengerti oleh siswa. Khususnya prinsip-prinsip abstrak.
  4. Carilah hubungan antara apa yang diajarkan dan kehidupan sehari-hari siswa. Hubungan-hubungan inilah yang akan menentukan nilai praktis penerapan dari pelajaran itu.
  5. Gunakan sebanyak mungkin sumber referensi berupa buku-buku atau bahan-bahan yang sesuai, tetapi pahami dahulu sebaik-baiknya sebelum menyampaikan kepada siswa.
  6. Harap diingat bahwa lebih baik mengerti sedikit, tetapi benar-benar mantap daripada mengetahui banyak, tetapi kurang mendalam.
  7. Sediakan waktu yang khusus untuk mempersiapkan tiap pelajaran sebelum berdiri di depan kelas. Dengan persiapan matang, kita akan semakin menguasai pengetahuan dan gambaran apa yang diajarkan akan semakin jelas.

Sumber: John Milthon Gregory. Tujuh Hukum Mengajar

Delapan Keterampilan Mengajar



8 (delapan) Keterampilan Mengajar
oleh M. Ihsan, S. Pd. 03 Agustus 2009


Turney (1973) mengemukakan 8 (delapan) keterampilan dasar mengajar, yakni:

Pertama, keterampilan bertanya yang mensyaratkan guru harus menguasai teknik mengajukan pertanyaan yang cerdas, baik keterampilan bertanya dasar maupun keterampilan bertanya lanjut

Kedua, keterampilan memberi penguatan. Seorang guru perlu menguasai keterampilan memberikan penguatan karena penguatan merupakan dorongan bagi siswa untuk meningkatkan perhatian.

Ketiga, keterampilan mengadakan variasi, baik variasi dalam gaya mengajar, penggunaan media dan bahan pelajaran, dan pola interaksi dan kegiatan

Keempat, keterampilan menjelaskan yang mensyaratkan guru untuk merefleksi segala informasi sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Setidaknya, penjelasan harus relevan dengan tujuan, materi, sesuai dengan kemampuan dan latar belakang siswa, serta diberikan pada awal, tengah, ataupun akhir pelajaran sesuai dengan keperluan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Makalah Pengelolaan Kelas, Makalah Pengelolaan Pendidikan, Makalah Perencanaan Pembelajaran, Makalah ilmu Pendidikan, makalah inovasi pendidikan, makalh pendidikan anak berkebutuhan khusus.

M. Ihsan, S. Pd. 03 Agustus 2009

25 Mei 2009

TATA TERTIB PESERTA UJIAN SEMESTER GENAP

TATA TERTIB
PESERTA UJIAN SEMESTER GENAP
SMA NEGERI 1 TOMPOBULU BANTAENG


1.Pelaksanaan Ujian dimulai pada pukul 08. 00 s. d. selesai
2.Peserta Ujian memasuki ruangan setelah bel dibunyikan
3.Peserta Ujian yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti Ujian setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara
4.Peserta Ujian berpakaian seragam sekolah, lengkap, dan rapi
5.Peserta Ujian berambut pendek / maksimal 2 cm (khusus laki-laki)
6.Peserta Ujian yang membawa alat komunikasi elektronik, kalkulator, tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun wajib menititipkan ke pengawas ruang ujian selama ujian berlangsung.
7.Peserta Ujian dilarang keluar ruangan ujian selama ujian berlangsung kecuali atas izin pengawas ruang ujian.
8.Peserta Ujian yang meninggalkan ruangan setelah membaca naskah soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti ujian pada mata pelajaran yang terkait.
9.Peserta Ujian berhenti mengerjakan soal setelah tanda berakhirnya waktu ujian berbunyi.
10.Selama Ujian berlangsung, peserta Ujian dilarang:
a. menanyakan jawaban soal kepada siapa pun
b. bekerjasama dengan peserta lain
c. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal
d.memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain
e.membawa naskah soal Ujian dan Lembar jawaban keluar dari ruang ujian
f. menggantikan atau digantikan oleh orang lain.
11.Setelah tanda batas waktu dibunyikan dan pengawas telah selesai mengumpulkan lembar jawaban, semua peserta Ujian dapat meninggalkan ruangan dengan tertib dan tenang.